Jumat, 14 Maret 2008

Mengapa sulit mengucap syukur?


Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, "Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".

"Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."

"Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua.

"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu ."
Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih."Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug'rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi."

(post by Samuel MS)

Kamis, 13 Maret 2008

Tahukah Anda ??





Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang.
Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.



Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.
Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.





Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya. Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.
Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.



Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa mengoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.
Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.


Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.
Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.

" Selamanya Cinta "


Di kala hati resah

Seribu ragu datang … memaksaku

Rindu semakin meyerang

Kalau lah aku dapat membaca pikiranmu

Dengan sayap pengharapanku ingin terbang jauh


Biar awan pun gelisah,Daun daun jatuh berguguran

Namun cintamu kasih terbit laksana bintang

Yang bersinar cerah menerangi jiwaku


Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku

Hingga membuat kau percaya

Akan ku berikan seutuhnya rasa cintaku

Selamanya selamanya


Biar awan pun gelisah

Daun daun jatuh berguguran

Namun cintamu kasih terbit laksana bintang

Yang bersinar cerah menerangi jiwaku


Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku

hingga membuat kau percaya,

akan ku berikan seutuhnya rasa cintaku,

Rasa cinta yang tulus, dari dasar lubuk hatiku.

Tuhan jalinkanlah cinta bersama, selamanya.


Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku

Hingga membuat kau percaya

Akan ku berikan seutuhnya rasa cintaku

Selamanya … selamanya … selamanya … selamanya

( Yana Yulio/ D Cinnamons)

-AKU MAU-


Kau boleh acuhkan diriku

dan anggap ku tak ada

tapi takkan merubah perasaanku … kepadamu …


Kuyakin pasti suatu saat

semua kan terjadi

kau kan mencintaiku dan tak akan pernah … melepasku …


Aku mau mendampingi dirimu

aku mau cintai kekuranganmu

selalu bersedia bahagiakanmu apapun terjadi kujanji kan aku ada


Kau boleh jauhi diriku

namun ku percaya

kau kan mencintaiku dan tak akan pernah melepasku …


Aku mau mendampingi dirimu

aku mau cintai kekuranganmu

slalu bersedia bahagikan mu apapun terjadiku janjikan aku ada … aku ada …
Aku mau mendampingi dirimu

aku mau cintai kekuranganmu

slalu bersedia bahagianmu apapun terjadi … kujanji kan aku ada


-Once-

Rabu, 12 Maret 2008

Arti Persahabatan Dalam Berteman



Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.
Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata, ”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar".
Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.
Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.
Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka. Kirim surat ini kepada mereka yang kau anggap teman, walaupun berarti kau mengembalikannya kepada yang mengirimnya kepadamu. Bila pesan ini kembali padamu, itu berarti bahwa kau mempunyai lingkaran teman.
Untuk mengakhiri: ”Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia.” (Alessandro Manzoni)
Renungan :Jika kau menerima pesan ini, ketahuilah bahwa ada orang yang bermaksud baik padamu dan bahwa dari dirimu ada juga orang yang kau kasihi. Jika kau terlalu sibuk untuk menyisihkan beberapa menit untuk meneruskan ini kepada orang lain dan berpikir, ”Saya akan melakukannya beberapa hari yang akan datang", lupakan saja, karena mungkin kau tidak akan pernah melakukannya.
Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan, dan lakukan secara bijaksana.Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu."Jika kau berkata: “Aku menyesal,” tataplah mata lawan bicaramu.
Jangan permainkan harapan orang lain. Mungkin kau bisa tersinggung, tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu.
Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis.Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir. Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah, dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?"Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar mengandung banyak risiko.
Jika kau kalah, jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu.Hargai dirimu.
Hargai orang lain.
Bertanggung jawablah atas tindakanmu. Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan. Tersenyumlah ketika menjawab tilpon, orang yang menilponmu akan mendengarnya dari suaramu. Baca yang tersirat. Bila kau tidak mendapatkan apa yang kau inginkan, mungkin saja itu keberuntunganmu.

Berhentilah jadi Gelas........






Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung."Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang murid muda.Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta."Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin."Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru."Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku."Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.
"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?""Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya."Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?""Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Tuhan, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."Si murid terdiam, mendengarkan."Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu hingga sebesar danau."

8 kado terindah........


aneka kado ini tidak dijual ditoko. anda bisa menghadiahkanya setiap saat,dan tak perlu membeli.meski begitu,delapan macam kado ini adalah hadiah terindah yang tak ternilai bagi orang-orang yang anda sayangi.

1. KEHADIRAN kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. memang, kita bisa juga hadir di hadapanya lewat surat,telepon,foto,faks,video call. tapi dengan berada di sampingnya. anda dan dia bisa berbagi perasaan,perhatian,dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif.dengan demikian,kualitas kehadiran juga penting.


2.MENDENGARKAN sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, karna kebanyakan orang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan. udah lama diketahui kalo keharmonisan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. berikan kado iniuntuknya. dengan mecurahkan perhatian pada segala ucapanya.secara tidak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati.


3.DIAM seperti kata-kata,di dalam diam juga ada kekuatan.diam bisa dipakai untuk menghukum,mengusir,atau membingungkan orang. tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukan kecintaan kita kepada seseorang dengan memberinya"ruang".terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar ngomel,menasihati,mengatur,mengkritik bahkan marah.


4.KEBEBASAN mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak mengatur kehidupan orang bersangkutan. bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. makna kebebasan bukanlah "kau bebas berbuat semaumu". lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia puruskan atai lakukan.


5.KEINDAHAN siapa yang ga bahagia kalo orang yang disayang tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? tampil indah dan rupawan juga merupakan kado. bahkan tak salah kalo setiap hari kamu memberinya kado ini. selain penampilan,kamu juga bisa memberinya kado keindahan ruangan misalnya.


6.TANGGAPAN POSITIF secara ga sadar kadang kita selalu ngasih tanggapan negatigf buat apa yang dilakukan ama pasangan kitadan kebenaran mutlak cuma punya kita.kali ini cobalah beri dai tanggapan positif dengan tulus dan jelas tentunya. coba inget-inget lagi, berapa kali dalam seminggu terakhir kamu,ngucapin terima kasih atas segala yang dia lakukan buat kamu. ingat-ingat juga,pernahkah kamu muji dia.kedua hal itu,ucapan terimakasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado cinta yang sering terlupakan.


7.KESEDIAAN MENGALAH kesediaan mengalah dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa ga ada manusia yang sempurna di dunia ini.


8.SENYUMAN percaya atau ngga,kekuatan senyuman sangat luar biasa.senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus,bisa menjadi pencair hubungan yang beku,pemberi semangat dalam keputusasaan,pencerah suasana yang muram,bahkan obat penenang jiwa yangresah. kapan terakhir kamu memberi kado ini buat pasangan kamu?

Selasa, 11 Maret 2008

Cinta,Doa Dan Pengharapan

Apakah cinta itu? Tak ada kata yang paling pas untuk menerangkan perasaan yang membuat hati berbunga-bunga. Jika engkau pernah seperti ini, kau pasti merasakan kelembutan, rasa rindu, senang dan tertarik. Lalu muncul cinta, hormat, percaya, dan pengertian. Pada saat itulah dua hati bertaut dan bersama-sama menyongsong dunia yang penuh lika-liku. Yang paling penting, cinta adalah hadiah untuk sang hati, anugerah yang kekal abadi dari TUHAN BAPA. Karena cinta bukan hanya dianugerahkan kepada kamu, melainkan kepada setiap manusia. Dan secara nyata yang tampak hingga kini adalah cinta-Nya Tuhan kepada kita yang hingga hari ini kita masih bisa bernafas, makan, minum, tidur, ngobrol, dll.
Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan." Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya. Cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya "sayap". Karna cinta itu seperti kupu-kupu, semakin engkau berusaha menangkapnya, semakin jauh ia menghindarimu. Tetapi semakin engkau tenang dan menerima ia apa adanya, semakin ia datang menghinggapimu.
Jangan biarkan hidupmu terpuruk dengan hidup di masa lampau, oleh sesuatu hal yang membuatmu menjadi lemah. Dan jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang kasih untuk mengikat dua hati yang berbeda.
Jika engkau merasa bahwa engkau tidak punya harapan lagi untuk meraih hatinya (si doi), janganlah khawatir, Tuhan selalu bekerja untukmu. Dia tidak akan membiarkan engkau hidup sendiri tanpa cinta. Rencana-Nya itu Indah pada waktunya. Mungkin saja engkau masih harus ditempah untuk menghadapi kepahitan dari yang namanya cinta itu, sehingga suatu saat nanti engkau siap menerima manisnya cinta itu.
Seperti kata Bunda Theresa : "Cintailah seseorang itu sampai kamu sakit". Oke bisa diterima! Karena Cinta itu bukan hanya duduk bersantai di tepi pantai, tapi cinta itu juga harus siap menerima segala kemungkinan yang menyayat hati. Lalu setelah "sakit", apa yang harus dilakukan? Ya BERDOA!! Karena cinta sejati itu terletak bukan pada apa yang telah dilakukan dan diketahui tetapi terletak pada apa yang telah dilakukan namun tidak diketahui ; dan salah satu contohnya adalah DOA. Di dalam doa, kita bisa menghadirkan siapapun yang kita cintai, kenapa ? Karena di dalam doalah kejujuran kita itu ada. Cinta itu bukanlah hanya memiliki daging semata-mata, namun sungguh dengan segala niat yang tulus. Dan oleh sebab itu doakanlah orang-orang yang kamu cintai dan pintalah segala sesuatu itu adalah yang terbaik baginya.
Janganlah menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Melalui doa, kita dapat memberikan apa saja kepada siapapun. Asalkan kita mempunyai PENGHARAPAN yang tulus. Karena pengharapan-lah yang dapat memberikan kita cahaya terang di dalam kegelapan. Pengharapan juga yang memberikan engkau kekuatan dan menyakinkan bahwa engkau masih bisa melakukannya.
"Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu."[Markus 11 : 24]

Miliki Kesabaran

ORANG yang memiliki kesabaran, tidak mudah putus asa. Kenapa? Karena ada sesuatu yang kuat di dalam dirinya. Sekalipun didera masalah bertubi-tubi, dia tidak mudah putus asa. Sementara orang yang tidak memiliki kesabaran, jika dibelit persoalan, mungkin langsung ke-cewa dan menyerah pasrah. Orang seperti ini dengan sendirinya tidak bisa menikmati cinta kasih dan pertolongan Tuhan di dalam kehidupannya karena tidak merasakan munculnya kesabaran seba-gai suatu sudut pertahanan yang bisa menguatkan dirinya.

Orang yang memiliki kesabaran, tidak akan marah tanpa arah. Dalam Alkitab ada tertulis: jangan-lah amarahmu bertahan sampai matahari tenggelam. Maksudnya, sebelum matahari tenggelam, perasaan amarah itu sudah harus hilang. Ungkapan di atas mengan-jurkan agar sifat amarah itu jangan berlarut-larut. Sebab jika kemarah-an dibiarkan berlarut-larut, akan timbul kebencian. Rasa benci yang dipelihara akan berubah menjadi dendam. Rasa dendam berpotensi mengarahkan kita melakukan suatu tindakan dosa yang dampak-nya bisa sangat mengerikan.

Meski demikian, bukan berarti pula kita tidak boleh marah, sebab Yesus sendiri pernah marah. Marahlah kalau kebenaran diper-mainkan. Marahlah kalau kebebalan dipertontonkan. Marahlah karena kedegilan dan ketololan dilakukan berulang-ulang. Marah karena hal-hal seperti itu jelas memiliki arah. Tetapi marah tanpa arah adalah marah tanpa sebab dan tujuan yang jelas. Tidak ada masalah, marah. Salah sedikit, marah-marah. Itu contoh-contoh kemarahan yang tidak punya arah. Orang yang suka marah tanpa arah, pada dasarnya sedang mem-pertontonkan bahwa dirinya tidak punya pegangan. Orang seperti ini sangat sensitif, sangat emosional. Orang yang memiliki sifat semacam ini kondisinya juga sangat labil. Kenapa? Karena dia tidak memiliki akar atau pegangan yang kuat, sehingga tidak punya daya tahan. Dan orang-orang semacam inilah yang gampang putus asa. Dari sini dapat pula ditarik se-macam kesimpulan bahwa, kemarahan itu timbul karena faktor ke-putusasaan. Kemarahan itu timbul karena
tidak berakar pada satu kekuatan yang solid sehingga membuatnya sangat labil, yang pada gilirannya membuatnya tidak memiliki kemampuan mengendalikan diri. Oleh karena itu, kita mutlak harus memiliki kesabaran sebagai sesuatu yang telah Tuhan anugerahkan ke-pada kita. Dan itu wajib kita aplikasikan dalam hidup kita sehari-hari.

Yang kedua, orang yang mem-punyai kesabaran, melihat perma-salahan sebagai anak tangga menuju kemajuan. Jika dia terbentur pada suatu masalah, dia tidak lari. Sebab dia justru melihatnya sebagai anak tangga menuju kemajuan. Karena jika ada orang yang sudah biasa dan bisa melewati masalah, dengan sendirinya dia punya pengalaman menangani/mengatasi masalah. Orang yang sudah terbiasa mengatasi masalah, dengan sendirinya daya tahannya makin bertambah. Jadi, masalah merupakan sebuah latihan baginya, sebuah ujian yang sangat penting.

Orang-orang Kristen saat ini, kebanyakan cenderung menjadi cengeng. Ini terjadi pada orang-orang yang punya anggapan bahwa dengan percaya kepada Tuhan, kita tidak bakal dapat masalah lagi. Bagi orang-orang seperti ini, Tuhan adalah tempat membereskan semua persoalan. Tuhan hanya sebagai tempat pelarian atau pelampiasan emosi. Sikap ini jelas kontra-produktif dengan ucapan Yesus, "Mau ikut Aku? Sangkal dirimu, pikul salibmu." Ucapan Yesus itu tentu tidak sejalan dengan kecenderungan kebanyakan orang Kristen masa kini yang lari ke Tuhan hanya jika sedang dilanda persoalan. Sebalik-nya, jika sedang merasa senang, kita tidak punya waktu untuk Tuhan, tetapi sibuk dengan hantu. Maksudnya kita berasyik-masyuk dengan kenikmatan duniawi yang menjerumuskan.

Inilah bentuk kecenderungan yang salah, sehingga keberimanan kita kepada Tuhan, seringkali bukan ditakar atau diukur dari bagaimana kita menyenangkan Tuhan, tetapi bagaimana disenangkan oleh Tuhan. Orang Kristen yang punya sifat semacam ini, yang inginnya hanya disenangkan Tuhan, memiliki mentalitas yang sangat payah, dan sangat tidak layak menyandang predikat sebagai laskar Kristus. Sebab yang namanya laskar, tempatnya di medan tempur, dan permintaannya bukan bagaimana disenangkan oleh Tuhan. Laskar adalah suatu posisi yang sangat terhormat, karena dia diberi kepercayaan untuk berjuang. Jadi, namanya bukan laskar jika meminta baju dengan tanda bintang kehormatan. Laskar bukan orang yang tahunya hanya makan enak dan minum nikmat. Kecenderu-ngan semacam ini tentu membuat orang menjadi malas dan bahkan membahayakan bagi orang lain.

Seorang pengusaha sukses, tentu berjuang sehingga mampu membangun perusahaannya. Se-dangkan orang yang selama ini mendapat banyak fasilitas, keba-nyakan mengalami kegagalan. Banyak contoh membuktikan bahwa generasi pertama yang membangun sebuah perusahaan besar adalah orang-orang gigih, punya semangat juang tinggi, pantang menyerah meskipun didera berbagai kesulitan dan kesusahan yang luar biasa. Namun, tidak jarang anak-anaknya atau cucu-cucunya yang merupakan generasi kedua dan ketiga, yang tidak pernah merasakan masa-masa susah dan sulit, justru mereka inilah yang membuat perusahaan hancur. Tapi perlu diingatkan pula bahwa tidak semua orang mesti dibuat susah dulu, supaya berhasil. Yang jelas kita dituntut untuk bisa menghadapi segala masalah dan bertumbuh di situ.

Konsep ini harus ditanamkan supaya kita melihat bahwa setiap permasalahan itu adalah anak tangga menuju kemajuan. Jangan memotong kompas untuk bisa lari ke jalan yang mungkin lebih mudah, tetapi salah. Misalnya, jika sakit, kita berdoa supaya disembuhkan Tuhan. Namun saat Tuhan 'memperlambat' proses penyembuhan dalam rangka menguji, kita lari ke dukun. Ini jelas suatu contoh mentalitas yang payah.

Orang yang memiliki kesabaran memiliki daya tahan yang tangguh karena ada pengharapan yang kuat. Pengharapan dari mana? Pengharapan akan kasih Kristus. Pengharapan akan kasih yang menggelora dan terus berkem-bang dalam batin, membuat kita sangat kuat luar biasa.

Rabu, 05 Maret 2008

"If there is light in the soul, there will be beauty in the person.
If there is beauty in the person, there will be harmony in the house.
If there is harmony in the house, there will be order in the nation.
If there is order in the nation, there will be peace in the world."
- Chinese Proverb -